Club Motor HCB Bersama Desa Sumbercanting Gelar Santunan Anak Yatim

PPID, (sumbercanting)- Club motor yang tergabung dalam Honda Classic Bondowoso (HCB) bersama desa Sumbercanting menggelar santunan anak yatim di wisata Kraton Potreh Koning, Minggu (25/2/18).

Ketua Pokdarwis desa Sumbercanting, Sugiyono mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Club motor tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan club motor HCB, karena biasanya club motor hanya kumpul-kumpul, bahkan berkonotasi jelek di mata masyarakat, tetapi mereka membuktikan bahwa club motor juga bisa melakukan kegiatan yang positif,” ungkapnya.

Lanjut Sugiyono menjelaskan, dengan di gelarnya acara club motor HCB di wisata Kraton Potreh Koning tersebut dapat di jadikan tempat ivent-ivent club yang lain.

“Semoga dengan adanya acara ini dapat mengangkat potensi Wisata kami sehingga lebih di kenal di khalayak ramai,”tandasnya

Sementara itu, di tempat terpisah kepala desa Sumbercanting, ibu Hurhasanah berharap agar kegiatan club motor yang positif dapat terus dilakukan.

“Terimakasih club motor HCB karena telah melakukan kegiatan bakti sosial di wisata kami, semoga club-club motor yang lain dapat mengikuti jejak mereka dan bisa melakukan gerakan kemaslahatan ummat,” ujarnya.


*Mahasiswa KKN UNEJ Bantu Pasarkan Hasil Durian Masyarakat Sumbercanting*

PPID, (Sumbercanting) – Banyaknya kegiatan yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN 50 Universitas Jember, mulai dari membersihkan wisata , pembuatan plang , tempat sampah , hingga publikasi yang terus dilakukan tak membuat mereka lupa akan potensi yang ada di desa, salah satunya yaitu durian.

Terutama bagi salah satu anggota kelompok KKN 50 UNEJ Darmawan Jaya Negara atau biasa dipanggil jaya ini.

“Kesibukan tidaklah jadi alasan untuk memanfaatkan peluang yang ada . selain pemanfaatan peluang tersebut , secara tidak langsung juga dapat membantu para pemilik duren dalam segi pemasaran,” ungkap Jaya yang dari jurusan ekonomi dan bisnis tersebut, Jumat (16/2/18).

Jaya sangat menyayangkan jika potensi yang cukup prospektif ini tidak termanfaatkan dengan baik.

“Karena ini memang termasuk salah satu potensi desa yang seharusnya dapat menjadi salah satu ciri khas desa yang nantinya juga akan mengangkat nama desa sumber canting sendiri sebagai desa sentra / desa penghasil durian dengan kualitas yang cukup baik,”katanya.

Untuk pemasaran yang lakukan, ia mengaku masih memasarkan lewat sosmed dan ke teman-teman KKN UNEJ dari desa lainnya.

“Alhamdulillah setelah saya posting di Sosmed dan saya tawarkan ke temen-temen, banyak anak-anak KKN dari desa lain datang dan memesan pada saya, ada yang di bawa pulang, ada juga yang di makan di lokasi,”tutupnya.


*Mahasiswa KKN 50 UNEJ Pasang Plang Eduskasi Di Wisata Potreh Koning*

PPID, (sumbercanting) – Potreh koning tak henti-hentinya menjadi jujukan Mahasiswa KKN 50 Universitas Jember. Berbagai macam kegiatan mulai dari kerjabakti hingga proses pengambilan foto untuk promosi , kini mereka mengunjungi wisata potreh koning untuk melakukan pemasangan plang edukasi yang sebelumnya mereka sudah buat dari limbah kayu, Rabu (14/2/18).

Adapun Plang edukasi yang mereka buat, menurut koordinator KKN, Darmawan Jaya ialah nama-nama pohon dan ajakan untuk menjaga lingkungan.

“Seperti nama-nama pohon , dan juga ajakan untuk menjaga lingkungan sekitar agar tetap terjaga , bersih , dan tentunya menjadikan lingkungan menjadi indah khususnya untuk wisata potreh koning,”ungkapnya ke PPID.

Menurut Jaya, hal tersebut dilakukan karena wisata tersebut merupakan aset desa yang perlu di rawat dan di jaga.

“Karena potreh koning sendiri merupakan salah satu aset milik desa sumber canting yang tentunya memiliki potensi yang cukup besar untuk dijadikan tempat wisata dan juga sebagai salah satu pilar utama untuk mengangkat potensi desa yg lainnya,”ujarnya.


*Mahasiswa KKN 50 UNEJ Buat Plang Edukasi Untuk Wisata Potreh Koning*

PPID, (sumbercanting) – Demi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang ada di wisata Kraton Potreh Koning , mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 50 Universitas Jember berinisiatif untuk membuat plang yang berisi tulisan edukasi, Selasa (13/2/18).

“Tulisan itu secara tidak langsung dapat mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang ada di wisata potreh koning khususnya,” kata Darmawan Jaya koordinator KKN.

Jaya, panggilan akrabnya mengaku untuk pembuatan plang tersebut berasal dari limbah kayu yang tidak di pakai.

“Untuk pembuatan plang tersebut , mahasiswa KKN 50 UNEJ memanfaatkan limbah kayu sisa pembuatan meubel. Dengan demikian , limbah kayu yang tadinya hanyalah sebuah bahan yang tidak terpakai, kini bisa menjadi lebih bermanfaat,” terangnya.


Mahasiswa KKN 50 UNEJ Gelar Foto Bersama Untuk Publikasi Wisata Kraton Potreh Koning

PPID, (sumbercanting) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 50 Universitas Jember menggelar sesi foto bersama untuk pembuatan banner di wisata Kraton Potreh Koning, Selasa (13/3/18).

Menurut ketua kelompok KKN 50 desa Sumbercanting, Darmawan Jaya mengatakan bahwa pembuatan Banner yang akan di pasang di wisata Kraton Potreh Koning tersebut tujuannya ialah untuk membantu mempromosikan wisata tersebut.

“Kami melalukan sesi pengambilan foto ini untuk digunakan sebagai pemasangan banner yang nantinya sebagai bentuk publikasi wisata potreh koning,” terangnya kepada PPID.

Pengambilan foto yang berlatarkan mahasiswa KKN tersebut menurut Jaya melibatkan beberapa pihak.

“Pengambilan foto ini melibatkan 4 kelompok KKN dari desa tetangga, diantaranya desa Bukor, Glingseran, Ambulu, dan Jatisari,” ungkapnya.

Menurut Jaya, hal tersebut sebagai bentuk solodaritas antar kelompok KKN UNEJ demi terlaksananya program kerja mereka.

“Masyarakat desa pun sangat mengapresiasi kegiatan dan bentuk solidaritas tersebut”, tandasnya


Kades Sumbercanting Terima Tempat Sampah yang Dibuat Mahasiswa KKN Unej

PPID, (sumbercanting) – Kepala Desa Sumbercanting, ibu Nurhasanah terima tempat sampah dari bambu buatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember di Wisata Kraton Potreh Koning,  Minggu (11/2/18)

 

Setelah serah terima tempat sampah secara simbolik oleh dosen pembimbing Bapak Ali Badruddin, S.S, MA kepada ibu Nurhasanah, selanjutnya mahasiswa KKN menyebar tempat sampah yang dibuatnya ke titik tempat yang dijangkau oleh wisatawan.

 

Pada kesempatan tersebut, bapak Ali Badruddin, S.S, MA memuji wisata Kraton Potreh Koning yang menurutnya jauh lebih bersih dari sebelumnya.

 

“Potreh Koning sekarang lebih bersih dan terawat daripada sebelumnya,”pujinya.

 

Sementara itu, koordinator Mahasiswa KKN, Darmawan Jaya mengaku senang karena acara tersebut berjalan dengan lancar.

 

“Alhamdulillah penyerahan dan penempatan tempat sampah yang kami buat dapat berjalan dengan lancar, meskipun tidak seberapa tapi semoga bisa bermanfaat bagi wisata ini,”ungkapnya.


*Mahasiswa KKN 50 UNEJ Jalin Kersama dengan Pengrajin Kayu Desa Sumbercanting

PPID, (sumbercanting) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 50 Uneversitas Jember berkunjung ke pengrajin Kayu di desa Sumbercanting yang bertujuan untuk menjalin kerjasama. Rabu (10/2/18)

Selain itu ,secara tidak langsung kegiatan tersebut dapat mengangkat pengrajin kayu yg ada di desa sumber canting, Karena memang menurut hasil observasi mahasiswa KKN 50 UNEJ , terdapat beberapa pengrajin kayu yg masih belum dikenal di desanya sendiri .

Tidak hanya terfokus pada pembangunan wisata potreh koneng , mahasiswa KKN UNEJ juga tertuju pada potensi-potensi yg ada di desa sumber canting , salah satunya yaitu pengrajin kayu.

Adapun potensi lain seperti gula aren , tape bakar , kripik lempeng , birnyik( tmpat ikan) , dan dari segi kesenian yaitu katepong .

“Semoga dengan adanya KKN tahun ini dapat membantu meningkatkan potensi yg ada di desa sumber canting ,yang tentunya semua itu juga perlu adanya dukungan dari masyarakat sumber canting, ” kata Darmawan Jaya koordinator kelompok KKN 50 UNEJ

Masyarakat desa pun sangat mengapresiasi semangat membangun desa yang dimiliki oleh Mahasiswa KKN 50 UNEJ .

“Dengan adanya sinergi antara masyarakat dan mahasiswa KKN 50 UNEJ , diharapkan dapat benar-benar menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi desa sumber canting,”harap jaya.


Manfaatkan Potensi Desa, Mahasiswa KKN UNEJ Membuat Tempat Sampah Dari Bambu

PPID, (sumbercanting)-
Untuk memanfaatkan potensi desa, dan menyadarkan wisatawan akan pentingnya kebersihan di wisata alam Kraton Potreh Koning yang berada di desa Sumber Canting kecamatan Wringin, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember membuat tempat sampah dari bambu, Rabu (7/2/2018).

Menurut Rika Wulandari, salah satu Mahasiswa KKN mengatakan bahwa inisiatif pembuatan tempat sampah dari bambu karena masyarakat di desa sumbercanting banyak yang memilikinya.

“Untuk mendapatkan bahan baku pembuatan tempat sampah ini, teman-teman mendapatkan bambu dari warga desa Sumbercanting,” ungkap Rika, panggilan akrabnya.

lanjut Rika, menurutnya pembuatan tempat sampah dari bambu tersebut tergolong mudah sehingga mahasiswa KKN dapat membuatnya sendiri.

“Desa Sumbercanting sendiri Sumber daya Alam (SDA)nya sangat melimpah, apalagi bambu, jadi kami tidak menemukan kesulitan untuk mencari bahannya,”tandasnya.

Sementara itu, koordinator KKN, Darmawan Jaya Negara menceritakan proses pembuatan tempat sampah tersebut saat ditemui team PPID Sumbercanting.

“Karena kekompakan semua anggota KKN, baik dalam hal pemotongan bambu, perakitan, pengecatan, sampai proses pembuatannya alhamdullah berjalan dengan lancar,” kata Jaya koordinator KKN.

Jaya berharap dengan dibuatkan tempat sampah yang akan di tempatkan di wisata kraton Potreh koning tersebut dapat menyadarkan wisatawan akan kebersihan wisata alam tersebut.

“Harapan kami sederhana, semoga dengan adanya tempat sampah itu, para pengunjung jadi tidak buang sampah sembarangan, sehingga wisata Kraton Potreh Koning tetap Asri dan terjaga keindahannya,” tandasnya.


Desa Sumbercanting Gelar Ujian Paket Bagi Masyarakat Putus Sekolah

PPID, (Sumbercanting) – Demi memberi kesempatan bagi masyarakat yang putus sekolah, desa Sumbercanting menggelar ujian paket lewat Gerakan Kesetaraan (Getar) kabupaten Bondowoso.

Ujian paket yang di gelar oleh desa di SDN Sumber canting 01 ini meliputi ujian paket B (SMP)dan paket C (SMA).

“Ujian paket ini untuk membantu orang-orang yang putus sekolah,dan tidak mampu menyelesaikan SMP dan SMA.nya,” kata Sekretaris desa, Rudi Hartono, Rabu (31/1/2018).

Dengan digelarnya ujian paket secara gratis yang diperuntukan bagi masyarakat ini, kepala desa Sumbercanting berharap semoga dapat membantu dan menyadarkan masyarakat betapa pentingnya pendidikan.

“Saya selaku kepala desa berharap, dengan di laksanakannya ujian paket ini dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya pendidikan, disamping itu semoga dapat membantu bagi masyarakat yang putus sekolah baik karena faktor biaya atau yang lainnya,” harapnya.

Marsie salah satu dari 150 peserta yang ikut ujian paket ini mengaku senang karena desa sudah menfasilitasi sekolah paket tersebut.

“Saya sangat senang karena desa sangat peduli terhadap masyarakatnya, kalau ikut paket biasa, berapa biaya yang harus saya keluarkan, tapi dengan di fasilitasi desa dan gratis ini mempermudah kami, jadi saya pribadi khususnya sangat bersyukur,” ujarnya.