Sambut HUT RI ke 73, Desa Sumber Canting Gelar Lomba Layang-Layang Unik

PPID, (sumbercanting) – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 73 tahun, desa Sumbercanting kecamatan Wringin kabupaten Bondowoso bekerjasama dengan mahasiswa KKN Universitas Jember menggelar lomba Layang-Layang Unik, Rabu (01/08/2018)

Lomba Layang Layang Unik tersebut akan di gelar tanggal 13-15 Agustus 2018 di destinasi alam Puncak Scorpio Sumbercanting.

Menurut kepala desa desa Sumbercanting, Nurhasanah mengungkapkan bahwa lomba layang-layang tersebut digelar agar bisa mengenang spirit perjuangan para pahlawan yang telah gugur.

“Lomba ini diadakan agar kita dapat mengingat jasa dan perjuangan para pahlawan bangsa, meskipun secara tidak langsung merasakan bagaimana perjuangan para pejuang 45 yang sampai mengorbankan nyawa, yang terpenting kita dapat mengambil hikmah dan spirit dari pengorbanan mereka,” ungkap kepala desa Sumbercanting.

Selain lomba layang-layang, lanjut buk Kades mengatakan bahwa akan diadakan pelepasan 1000 burung merpati sebagai lambang bahwa bangsa ini sudah lepas dari cengkeraman penjajah.

Sementara itu ketua Panitia Yayuk Sri Wahyuni saat diwawancarai terkait mekanisme lomba memaparkan,

“Nanti mekanismenya untuk lomba akan di bagi ke dalam 4 grup . Kemudian disetiap grup akan diambil 1 pemenang, 4 pemenang dari setiap grup akan diadu kembali untuk menentukan juara 1,2, dan 3,” ungkapnya.

Lanjut Yayuk, Sedangkan dalam penilaian lomba, yang akan dinilai ialah keunikan, kerapian, dan permainan layang-layangnya.

“Jadi untuk babak yang terakhir yang akan dinilai adalah permainan layang-layangnya. Semoga lomba ini selain memperingati HUT RI ke 73 sekaligus juga untuk mempererat Silaturahim antar warga Sumbercanting,” tandasnya.


Akibat Kebocoran Gas Elpiji, Dua Rumah Warga Hangus Terbakar

PPID (sumbercanting) – Akibat kebocoran tabung gas Elpiji, dua rumah warga dusun Arak-Arak desa Sumbercanting kecamatan Wringin hangus terbakar.

Akibat dari kebakaran tersebut dua korban kebakaran atas nama Herlin/B. Rizal dan Fitriyah/B.Dzaki harus di larikan ke puskesmas Wringin karena luka bakar yang dideritanya.

Menurut Fitriyah/B.Dzaki selaku korban, kebakaran tersebut dikarenakan gas Elpiji yang bocor.

“Awalnya ibu sedang buat pentol pakek tungku, terus gak tau kalo gas Elpiji bocor, ya mungkin gasnya nyampek ke tungku yang ada apinya, jadi api langsung memyebar ke seisi rumah, untung kami masih sempat melarikan diri dan selamat meskipun masih kena luka bakar,” kata ibu satu anak tersebut, Minggu (8/7/18).

Dari pantauan PPID di lokasi kejadian, Tidak ada satupun barang-barang berharga yang dapat diselamatkan, dua rumah tersebut hangus terbakar sampai rata dengan tanah, karena api cepet menyebar diakibatkan oleh angin yang kencang.

Akibat kebakaran tersebut belum jelas berapa kerugian material yang diderita korban.


Pilkada di Desa Sumbercanting Lampaui tingkat Kehadiran yang ditetapkan KPU

PPID (sumbercanting) – Perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) di bondowoso khususnya desa Sumbercanting kecamatan Wringin telah selesai di gelar, baik pemilihan Bupati Bondowoso dan Gubernur Jawa Timur.

Adapun target tingkat kehadiran pemilih yang dicanangkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebesar 77,5 % telah berhasil dicapai oleh desa Sumbercanting dengan presentase kehadiran mencapai 80,11 %.

“Target tingkat kehadiran yang ditetapkan KPU RI kan 77,5 %, jumlah DPTnya ada 3183 warga dan yang nyoblos 2550 warga, kalau di total menjadi 80,11 %. alhamdulillah desa Sumbercanting bisa melebihi target tersebut,” kata Marsa’i selaku ketua PPS desa Sumbercanting, Sabtu (30/6/18).

Apapun hasilnya kata Rofek yang juga anggota PPS yang terpenting adalah hajatan demokrasi kali ini sudah lebih baik dan lebih sehat.

“Siapapun yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan pak Amin Husni kita do’akan,semoga itu yang terbaik untuk Bondowoso kedepan, dan saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua teman-teman KPPS,PPS,Sekretariat, pemerintah desa dan masyarakat Sumber Canting pada umumnya yang telah berpartisipasi dalam suksesnya pelaksanaan ini,sehingga mencapai tingkat kehadiran 80,11% di desa kita,” Ungkapnya.

Adanya ketidaktahuan khususnya bagi Lansia dalam proses Pilkada kali ini, menurut ketua KPPS TPS 2,Edi Supriyanto menjadi kesan tersendiri.

“Ada seorang nenek di TPS 2 itu, kertas suaranya belum di coblos sudah mau dimasukkan ke kotak suara, sehingga membuat masyarakat yang ada di sekitar TPS menjadi tertawa karena tingkah nenek tersebut, tapi saya salut dengan kepeduliannya untuk tidak golput padahal sudah sepuh,” ujarnya.