Agar Pembangunan Tepat Sasaran, Desa Sumber Canting Gelar Musrenbang

WhatsApp Image 2017-08-29 at 23.01

PPID, (Sumbercanting) – Diharapkan agar pembangunan desa tepat sasaran, desa Sumber Canting kecamatan Wringin kabupaten Bondowoso menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), dalam rangka  Penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan (RKP Desa) yang bertempat di balai desa Sumber Canting. Selasa, (29/8/17).

Dalam Musrembang desa Sumber Canting tersebut, turut hadir ketua BPD, LPMD, Tim Kecamatan Wringin, Babinsa, Perangkat Desa, RT RW, dan semua elemen masyarakat yang sangat antusias mengikuti musyawarah tersebut.

Marcos Da Costa, Kepala Seksi (Kasi) PMD mewakili kepala Wilayah kecamatan Wringin dalam sambutannya mengatakan usulan masyarakat harus berdasarkan kebutuhan bukan keinginan sehingga pembangunan tepat sasaran.

“Usulan panjenengan itu kan dilihat, itu berdasarkan keinginan atau kebutuhan, kalo emang itu kebutuhan ayo masukkan karena itu skala prioritas, karena tidak semua usulan bapak ibu itu akan tercafer, tapi akan dipilah oleh tim RPJMDesa”, ujar Marcos di balai desa.

Marcos juga menghimbau kepada masyarakat agar menjaga program dan bantuan yang akan turun ke desa.

“Ketika bantuan itu sudah turun apapun bentuknya, masyarakat wajib untuk menjaga, merawat, karena ketika bantuan sudah turun ke dusun  dan RT masing-masing, itu tugasnya masyarakat bukan desa lagi, desa hanya mengawasi”, tambah Marcus.

WhatsApp01

Kepala desa Sumber Canting, Nurhasanah dalam sambutannya mengatakan bahwa masyarakat bisa usul apa saja terkait pengembangan desa.

“Bapak ibu boleh usul apa saja untuk kemajuan desa, karena ini uang negara, uang pemerintah, bukan uang saya pribadi”, ujar Nurhasanah di Balai desa.

Nurhasanah juga mengharap kepada masyarakat desa Sumber Canting agar tidak salah faham apabila ada sebagian usulan yang tidak terlaksana.

“Terkait dana desa ini perlu saya luruskan agar tidak salah faham, sekilas dana desa ini besar, tetepi kalau sudah di  perinci semua baik dari gaji perangkat dan lain-lain masuk di dalamnya, belum lagi usulan dari bapak ibu semua. jadi jangan salah faham kalau tidak semua usulan akan di kerjakan”, pungkasnya.

dari pantauan PPID, Masyarakat sangat antusias mengikuti musyawarah desa sumbercanting tersebut, banyak usulan-usulan dari beberapa elemen masyarakat, diantaranya dari sektor pendidikan, kesehatan, dan masyarakat pada umumnya, yang semua usulan tersebut akan di tampung dan di pertimbangkan skala prioritasnya oleh desa


Disdikbud Bondowoso Gelar Pencarian Di Area Batu Purbakala Yang Baru Ditemukan Di Sumbercanting

bantusa

PPID, (Sumbercanting) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Bondowoso menggelar pencarian batu Purbakala di sekitar batu Sarkofagus yang baru ditemukan oleh masyarakat di hutan, tepatnya di dusun Curah Cottok desa Sumbercanting kecamatan Wringin kabupaten Bondowoso. Senin (21/8/17).

Heri Kusdarianto, Kepala Seksi (Kasi) Sejarah dan Purbakala kabupaten Bondowoso mengungkapkan bahwa besar kemungkinan di sekitar batu purbakala jenis Sarkofagus yang baru ditemukan oleh warga tersebut masih banyak batu yang lainnya sehingga diperlukan pencarian.

“Saya yakin di sekitar sini masih banyak batu seperti ini, apalagi menurut penuturan salah satu warga tadi ada 4 disekitar sini, tapi karena berhubung hutannya sangat lebat tumbuhan liarnya jadi menyulitkan pencarian”, ungkap Heri saat ditemui PPID di hutan.

Batu purbakala jenis Sarkofagus yang sudah ditemukan oleh warga tersebut kata Heri akan dicatat, di deskripsikan dan dilaporkan ke dinas Cagar Budaya kabupaten Bondowoso.
bantusa2
“Yang pertama kita catat dulu, kita deskripsikan dulu lalu kita laporkan ke dinas Cagar Budaya, karena letaknya sangat jauh dari pemukiman penduduk untuk sementara kita usulkan juru pelihara dulu”, jelas Heri.

Heri juga menambahkan bahwa batu Purbakala jenis Bendusah dan Sarkofagus seperti yang sudah ditemukan oleh warga tersebut memang banyak di daerah Bondowoso Termasuk di kecamatan Wringin.

“Batu purbakala yang sudah tercatat di Bondowoso sudah lebih dari seribu, dan Batu seperti ini yang paling banyak di daerah Wringin, Grujukan, Maesan, Pujer, Cuman sampai saat ini belum di optimalkan sebagai objek wisata karena masyarakat masih banyak yang tidak peduli”, ungkap Heri.

Sugiyono, ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) desa Sumbercanting mengaku sangat senang karena dari dinas sejarah dan Purbakala kabupaten Bondowoso mau turun lansung untuk melihat penemuan batu purbakala tersebut.

“Saya sangat senang sekali, karena dari Dinas sangat antusias untuk datang dan melihat jenis-jenis batu purbakala disini, semoga kedepannya ada perhatian khusus karena mengingat jalan yang sulit dan jauh”, harap Sugiyono.

Dari pantauan PPID Sumbercanting di lokasi  kejadian, hasil pencarian batu purbakala oleh Disdikbud kabupaten Bondowoso dari jam 10.30 sampai 18.00 Wib menemukan jejak-jejak batu yang memang di pahat oleh manusia pada jaman dulu, dan ada batu yang mirip dengan batu Ganesa (batu gajah) yang terkubur dalam tanah


Peringati HUT RI, Warga Sumber Canting Kibarkan 2017 Bendera Di Puncak Scorpio

upacara1

PPID, (Sumbercanting) – Dalam rangka upacara kemerdekaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 72, wisata alam Puncak Scorpio desa Sumber Canting Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso Jawa Timur kibarkan 2017 Bendera merah putih. Kamis, (17/8/17).

Ketua Pokdarwis Sumber Canting, Sugiyono  mengungkapkan bahwa banyaknya bendera merah putih yang dikibarkan pada upacara kemerdekaan di wisata alam Puncak Scorpio tersebut melambangkan tahun 2017.

“Banyaknya bendera yang kami pasang di sepanjang jalan dan di atas puncak scorpio  merupakan representasi tahun 2017 yang menunjukan kemerdekaan Indonesia yang ke 72 tahun”, ungkap Sugiyono saat ditemui di atas Puncak.

Menurut Sugiyono pembuatan bendera merah putih sebanyak 2017 tersebut dibantu oleh semua perangkat desa, dan RT RW setempat.

“Pembuatannya ini dibantu oleh semua perangkat desa, jadi setiap perangkat membuat 100 buah bendera, belum lagi dari RT RW yang membantu membuatnya di rumah masing-masing. Rencananya mau memakai bendera raksasa ukuran 12×7, untuk prosesi upacaranya, tapi berhubung  tiang besinya tidak ada dan hanya memakai bambu jadi bendera pakai yang biasa”, ujarnya Sugiyono penggagas upacara di Puncak Scorpio ini.
upacara
Moh Shodik selaku Camat Wringin dalam sambutannya di sela-sela upacara kemerdekaan berharap wisata alam Puncak Scorpio yang masih baru diresmikan tersebut bisa lebih dikenal lagi oleh khalayak umum.

“Mudah-mudahan ini menjadi salah satu kegiatan yang nantinya bisa membawa dan mengangkat objek wisata ini lebih dikenal lagi oleh masyarat bondowoso dan masyarakt Indonesia pada umumnya”, ujarnya

Sementara itu, Kepala desa Sumber Canting, Nurhasanah mengatakan sangat senang karena dari semua lapisan masyarakat ikut andil dalam upacara bendera yang dilaksanakan di Puncak Scorpio tersebut.

“Saya sangat senang karena bukan hanya para pejabat pemerintahan, tetapi masyarakat dan LSM juga antusias mengikuti upacara di puncak ini, mudah-mudahan wisata ini cepat rampung, baik dari infrastruktur jalan dan sarana prasarananya, sehingga yang menikmati nanti bukan saya tapi masyarakat desa Sumbercanting itu sendiri,” jelas Nurhasanah.

Dalam upacara bendera yang di gelar di wisata baru kabupaten Bondowoso tersebut turut hadir pula Kepala desa se kecamatan Wringin, Camat, dinas Pariwisata, Dinas PMD,  Pendamping Desa, Perhutani, mahasiswa KKN Universitas Jember, ikatan mahasiswa se kecamatan Wringin, para pelajar dan masyarakat sekitar yang memenuhi Puncak Scorpio.


Tim Bolatik Penjalinan Timur Berlatih Keras Demi Gelar Juara

foli

PPID, (Sumber Canting)- Dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke 72, tim bolatik Penjalinan Timur yang diberi nama Laskar Bank Jatim melakukan persiapan dengan program latihan yang cukup keras guna ingin merengkuh gelar juara diajang lomba bolatik antar dusun yang diadakan oleh pemerintah desa Sumber canting yang bekerja sama dengan mahasiswa KKN UNEJ Jember.

Kepala dusun penjalinan timur Mashuriyanto, yang juga merangkap sebagai juru taktik tim bolatik Laskar Bang Jatim menuturkan kepada tim PPID disela-sela kesibukannya melatih para pemainnya bahwa latihan keras yang dilakukan timnya guna ingin merengkuh gelar juara diajang lomba bolatik antar dusun,minggu(13/08/2017).

“Tim bolatik dusun kami berlatih keras agar bisa merengkuh gelar juara dan sekaligus ingin mengukuhkan bahwa dusun Penjalian Timur sebagai lumbung atlet bolatik maupun bola volly”, tuturnya

Menurut Adam alias pak Samadi, salah satu tokoh masyarakat di dusun Penjalinan Timur mengatakan bahwa pemuda di dusun tersebut memang lebih akrab dengan olah raga bolatik maupun bola volly karna selain fasilitas olah raga yang tidak membutuhkan biaya besar, postur tubuh pemuda penjalinan timur yang rata-rata tinggi dan memenuhi syarat untuk olah raga bolatik maupun bola volly, tuturnya

“Olah raga bolatik atau bola volly memang sangat disukai disini, Karna olah raga ini tidak butuh biaya besar dan pemuda disini tinggi-tinggi posturnya. jadi sangat cocok untuk bolatik”, ungkapnya.

Di laga perdana nanti, tim asuhan coach mashuriyanto akan bertemu tim kuat lainnya yaitu tim Fantasy Arak-arak pada hari rabu 16 agustus 2017 jam 15.30 wib. Maka tak ayal tim yang dimotori oleh pemain bola volly profesional M.Dasuki Alvian yang juga sekaligus didapuk menjadi kapten tim tersebut berlatih sangat keras dengan mencoba berbagai formasi dan skema permainan. Namun menurut Coach Mashuriyanto tetap tergantung pola permainan lawan.

“Formasi dan skema permainan yang akan kami gunakan tergantung permainan lawan kita. Kami akan menggunakan formasi yang sangat dinamis, jadi diawal laga anak-anak akan saya instruksikan untuk bermain santai sambil mempelajari bentuk permainan lawan sehingga kita bisa menerapkan formasi dan skema yang tepat”, imbuhnya.

Ajang lomba bolatik yang dihelat oleh pemerintah desa Sumber canting bersama KKN Unej Jember tidak sekedar hanya untuk memeriahkan HUT RI yang ke 72,namun juga akan menjadi ajang seleksi pemain yang nantinya akan menghuni skuat utama tim bola volly desa Sumber canting. Sehingga dari tahun ke tahun akan muncul bibit-bibit baru atlet bola volly di desa Sumber canting sebagai regenerasi pemain bola volly profesional.(M.ROBY)


Lagi Asyik Berburu, Warga Sumbercanting Temukan Situs Batu Pra-Sejarah

batu

PPID, (Sumbercanting)–Lagi asyik berburu di hutan milik Perhutani Bondowoso, warga temukan situs batu pra-sejarah di dusun Curah Cottok desa Sumbercanting kecamatan Wringin kabupaten Bondowoso Jawa Timur, Sabtu (12/8/17).

Menurut Sugiyono, salah satu warga yang menemukan situs batu pra-sejarah tersebut menceritakan bahwa pada awalnya ia dan teman-temannya hanya bertujuan untuk berburu binatang liar yang ada di hutan milik perhutani Bondowoso,tetapi malah menemukan Situs Batu.

“Saya waktu berburu di hutan ada warga bilang di daerah ini ada tempat untuk minumnya kuda, ternyata setelah saya datangi bukan tempat minumnya kuda melainkan batu situs peninggalan jaman dulu”, ungkap Sugiyono saat di konfirmasi pihak PPID di rumahnya.

Sugiyono yang juga ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) desa Sumbercanting tersebut mengatakan bahwa keadaan situs tersebut tidak ada yang merawat sehingga ada bagian-bagian yang rusak.

“Panjangnya sekitar 2 meter, Bentuknya seperti situs Bendusah tapi tutupnya sudah hancur, mungkin dirusak sama orang”, lanjutnya.

Untuk sampai ke situs batu yang baru ditemukan tersebut perlu membawa perlengkapan karena berada di tengah hutan.

“Nyampeknya satu jam, rutenya lumayan sulit dan harus bawa bekal”, tambahnya.

Sugiyono berharap dengan ditemukannya situs batu tersebut dapat menambah perbendaharaan situs-situs batu di Bondowoso.

“Saya berharap penemuan ini dapat dimasukan dalam situs-situs batu peninggalan jaman dulu yang bertebaran di Bondowoso”, tutupnya.


Kades Sumbercanting Pantau hasil pembangunan Infrastruktur jalan ke plosok desa

jalan

PPID, (Sumbercanting)- Demi menjaga kualitas pembangunan infrastruktur jalan (paving), kepala desa sumbercanting, IBu Nurhasanah terjun langsung untuk memantau hasil pemasangan paving ke plosok desa yang baru saja selesai. Selasa, (8/8/2018).

Menurut Yayan salah satu perangkat desa mengatakan bahwa kepala desa sumbercanting patut dijadikan contoh bagi masyarakat desa sumbercanting.

“Kepala desa yang merakyat dan peduli wong cilik patut menjadi contoh untuk kita semua tentang kepemimpinannya, semoga beliau selalu diberi kesehatan untuk memajukan desa tercinta ini”, ujar yayan.

jalan2

Sementara itu Kepala desa Sumbercanting, ibu Nurhasanah saat di konfirmasi mengungkapkan bahwa tujuannya turun langsung ke lapangan semata-mata hanya ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya khususnya pada ranah pembangunan desa.

“Untuk memantau, semata-mata hanya ingin memberikan karya terbaik selama saya menjabat menjadi kepala desa melalui pembangunan fisik seperti pavingisasi disetiap dusun dengan kualitas terbaik”, ungkap Ibu Nurhasanah.

Tidak berhenti di infrastruktur jalan saja, ibu Nurhasanah juga mempunyai mimpi membangun desa dari berbagai sektor.

“Mimpi saya, pemerataan pembangunan dari sisi infrastruktur, pemberdayaan dari sisi ekonomi, dan SDM, dan menjaga nilai- nilai kearifan lokal dari sisi adat istiadat dan budaya”, tandasnya.


Lolos Ke Babak Berikutnya, Team Scorpio akan bertemu dengan team Limusin

bola
PPID, (sumbercanting) – Langkah awal, team Scorpio Sumbercanting lolos  ke babak berikutnya di lomba Bolatik yang di adakan  oleh kecamatan Wringin dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 72 di halaman balai desa Wringin . Selasa (8/8/2017).

Pada pertandingan perdana tersebut, team perwakilan desa sumbercanting yang diberi nama Scorpio berhasil menundukkan team dari desa Jambewungu  dengan agregat (2-0).

bola 2

Setelah menang melawan team dari jambiwungu, team Scorpio akan berhadapan dengan lawan kuat, yakni team tuan rumah desa wringin yg diberi nama Limusin.

Sekretaris desa (Sekdes), Rudi Hartono yang sekaligus sebagai salah satu pemain berharap team Scorpio bisa lebih semangat lagi agar bisa menang.

“Harapan saya semoga di pertandingan selanjutnya team Scorpio lebih semangat lagi, dan dapat mengalahkan team kuat seperti Limusin, horas Scorpio”, harapnya.


Demi Memajukan wisata Puncak scorpio, Masyarakat Desa sumbercanting Gelar Kerja Bakti

11
PPID, (Sumbercanting) – Dengan semangat, Warga masyarakat desa sumbercanting melakukan kerja bakti pelebaran jalan di wisata puncak Scorpio. Jumat (4/8/2017).

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sumbercanting, Sugiono mengatakan bahwa kerja bakti tersebut digelar karena keinginan warga yg ingin memperbaiki infrastruktur jalan di wisata tersebut.

“Kerja bakti ini memang keinginan dari masyarakat sekitar yg mau membantu kemajuan wisata ini”, ujar Sugiono saat ditemui di sela-sela kerja bakti.

22

Sugiono  juga menambahkan bahwa terlalu lama apabila wisata scorpio tersebut masih menunggu dana desa (DD) yg akan turun tahun 2018, sedangkan pengunjung setiap hari makin bertambah.

“Ya kita perbaiki sedikit demi sedikit dengan dibantu oleh warga, kalau masih menunggu anggaran kapan bagusnya”. Imbuhnya.

Sementara itu warga yg ikut kerja bakti saat di tanya mengatakan  senang bisa membantu memajukan desa.

“Kami senang bisa ikut kerja bakti, toh nanti yang untung dengan adanya wisata ini juga masyarakat kan” ungkap warga.


Sambut HUT RI ke 72. Mahasiswa KKN siapkan berbagai lomba di desa sumbercanting

ppiaaajka

PPID, (Sumbercanting)- Menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 72. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)dari Universitas Jember yang bekerjasama dengan kepala desa sumber canting siapkan berbagai macam lomba untuk memeriahkan hari kemerdekaan.

Kordinator KKN, Andzar mengatakan bahwa terkait lomba-lomba yang akan di adakan sudah banyak usulan baik dari perangkat desa, masyarakat dan mahasiswa KKN itu sendiri.

“Sudah banyak usulan mulai kemaren. Mulai dari lomba cerdas cermat antar SD di sumber canting, Bolatik Dan masih banyak lagi yang lainnya”, ungkap andzar saat di wawancarai di balai desa.

Sementara itu kepala desa Sumbercanting, Nurhasanah mengatakan sangat mendukung niat baik yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas jember tersebut, yang kebetulan bertempat di balai desa sumbercanting.

“Saya dukung, pokoknya apa yang terbaik untuk desa saya selaku kepala desa akan selalu mendukung”. Kata Nurhasanah saat di konfirmasi Via Whatsapp

Samsul bahri selaku perwakilan masyarakat dusun sumberpandan mengungkapkan bahwa dia sangat senang dengan akan diadakannya lomba agustusan tersebut.

“Saya sangat senang kalau tmen-temen KKN yg bekerjasama dengan desa bisa mengadakan lomba-lomba, apalagi lomba yang mendidik kayak cerdas cermat itu”. Ungkapnya.